Pengiriman audio dan video dalam jaringan internet tentunya akan berbeda dengan pengiriman text. Hal tersebut dikarenakan ukuran
data yang akan ditransmisikan cukup besar. Tentunya diperlukan metode – metode yang dapat memudahkan proses transmisi
data. Contoh aplikasi desktop yang dapat mengirimkan audio dan video adalah skype. Skype merupakan sebuah program komunikasi
dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan
tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang
di berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna Skype lainnya dengan gratis, menghubungi
telepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara.
Teknologi skype ditemukan oleh wirausahawan Niklas Zennström dan Janus Friis, orang yang sama yang menemukan Kazaa dan
Joost (P2P untuk televisi). Selain itu skype juga dapat digunakan untuk melakukan video call.
Arsitektur skype sebenarnya tidak murni peer to peer (P2P). karena dalam arsitektur skype terdapat tiga komponen, yaitu server,
supernode, dan client.
Server : merupakan server pusat dari skype. Berfungsi untuk menangani masalah authentifikasi pada pengguna skype.
Kemudian server akan memberitahukan kepada teman – temannya yang lain bahwa salah satu temannya sedang available.
Supernode : merupakan titik akhir dimana klien terhubung. Setiap node dengan ip publik yang memiliki CPU, memori dan
bandwith yang memadai merupakan kandidat untuk menjadi supernode.
Client : merupakan aplikasi disisi klien yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna skype lainnya.
No comments:
Post a Comment